Auto Ramai, Gadis Yang Mempunyai Paras Cantik Ini Tak Malu Jadi Tukang Sayur Keliling, Kisahnya Bikin Haru!!

oleh -0 views


 Dapat membahagiakan orang tua merupakan salah satu harapan seseorang anak.

Karena itu, jarang seorang rela melaksanakan apa saja demi dapat menolong serta membahagiakan orang tua seperti halnya wanita cantik bernama Eka Septia Erviana ini.

Wanita yang anggun dan menawan ini berusia 17 tahun, setiap harinya mengambil alih si bunda untuk berjualan sayur keliling.

Gadis ini berasal dari Desa Dumpil, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati.

Kisah gadis yang sering di sapa Via ini dibagikan oleh akun Facebook Kabar Seputar Pantura.

Wanita yang akrab disapa Via ini mengaku berjualan sayur guna untuk menolong perekonomian keluarga.

Ia mengambil alih si bunda, Suprihatin, yang lagi berbadan dua besar.

” Aku merasa kasihan sama bunda aku. Tengah malam wajib kulakan ke pasar, kadang- kadang kehujanan. Sementara itu umur kandungannya telah 7 bulan,” ucap Via.

” Jadi aku inisiatif mengambil alih bunda berjualan,” sambungnya.

Wanita yang masih duduk di bangku SMA ini sama sekali tidak merasa malu, malah tidak kalah cekatan dalam melayani ibu- ibu yang membeli dagangannya.

Ia menarangkan bahwa sesungguhnya ibunya belum lama mulai berjualan sayur.

Baru dekat bulan Ramadhan kemudian.

Tadinya, si bunda bekerja di pabrik konveksi.

Sayangnya, dia kena PHK karena pandemi.

Setiap harinya, Via bangun jam 01. 00 dini hari buat mempersiapkan jualannya.

Separuh jam setelah itu, wanita ini berangkat ke pasar buat mengulak sayur- mayur.

Baru dekat jam 04. 00 pagi, dia kembali dan mulai berjualan di lapak depan rumahnya.

Biasanya, ia berjualan mulai dari jam 05. 30- 06. 30.

Sehabis itu, baru dia berkelana menjajakan dagangannya hingga habis.

” Sehabis jam diatas aku mulai berkelana di area desa hingga daga

Dagangan Via pula terbilang lumayan komplit.

Mulai dari aneka sayur- mayur, ikan, bumbu dapur, hingga jajanan pasar.

ia juga mengatakan apabila sekolahnya lagi libur. Sebab itu, jualan sayur keliling yang dijalani saat ini tidak membuat pendidikannya terganggu.

” Nanti jika telah masuk, rencana aku yang ke pasar serta jualan pagi di rumah. Jualan kelilingnya dipikir nanti,” jelas Via yang mau senantiasa menolong si bunda walaupun dikala sekolahnya telah masuk.

Soal cita- cita, Nampak Via ingin prioritasin untuk membahagiakan orang tua.

Itu juga yang buatnya tekadnya dan merasa tidak malu buat jadi tukang sayur.

” Aku tidak malu, sebab orangtua aku pula tidak sempat malu bekerja menghidupi keluarga. Berarti buat berbakti pada orangtua sebab mereka telah membesarkan aku dengan penuh hati,” ungkap wanita 17 tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.