This is your default message which you can use to announce a sale or discount.

Pria Diduga Pelaku Penjarahan Korban Erupsi Semeru Ditangkap dan Dipukuli Warga

  • Bagikan


MATA INDONESIA, LUMAJANG – Belum lama ini, warga korban erupsi Gunung Semeru mengeluh karena ada penjarahan di kampung daerah yang terdampak. Gak membutuhkan waktu lama, pelaku yang telah menjarah harta benda milik para pengungsi telah tertangkap oleh warga.

Sebelum ditangkap dan dibawa pada pihak yang berwajib, pria yang diduga pelaku ini dihabisi oleh warga dan berakhir babak belur. Hal ini terungkap melalui sebuah unggahan video yang telah tersebar di media sosial.

Proses penangkapannya pun berawal dari beberapa warga yang melihat pria ini membawa bungkusan besar di belakang motornya. Warga pun bergegas menghentikan pencuri itu.

Warga bersama personel TNI atau Polri pun langsung menginterogasikan pencuri tersebut. Pria terduga pencuri itu pun akhirnya mengakui bahwa ia telah melakukan penjarahan rumah warga para pengungsi.

Diketahui pria ini bernama Suwandi yang merupakan salah satu warga dari Dusun Kebon Arang, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro. Ia pun telah ditangkap dan dibawa oleh aparat ke kantor polisi Polsek Candipuro. Suwandi terjerat pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Berawal dari sebuah video viral yang berisikan pengungkapan para warga korban erupsi Gunung Semeru terkait penjarahan yang mereka alami. Harta benda mereka dijarah oleh orang-orang tak dikenal pada saat mereka sedang mengungsi akibat dampak erupsi Semeru.

Seorang ibu dalam video tersebut mengaku telah kehilangan dua hewan ternaknya yang berupa kambing. Diantaranya kambing jantan dan kambing betina yang sedang bunting.

Selain dirinya, ia juga bercerita bahwa salah satu tetangganya juga mengalami penjarahan oleh orang tak dikenal. Tetangganya itu menjadi korban pencurian berupa kulkas. Dengan begitu, petugas lapangan jadi bersiaga agar kasus penjarahan ini tak terjadi lagi.





Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.