This is your default message which you can use to announce a sale or discount.

Disimpan di Koper dan Dibuang ke Jalan, Bayi Ini Masih Hidup dan Sehat

  • Bagikan


Warga Perumahan Villa Paradise, Batuaji, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mendadak heboh pada Selasa  pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB.

Hal ini terjadi setelah salah seorang warga menemukan bayi perempuan yang disimpan di dalam koper dan diletakkan begitu saja di pinggir jalan.

Selain bayi perempuan, di dalam koper tersebut juga ditemukan pakaian ibu dan anak serta uang tunai. Warga juga menemukan ada foto pasangan muda di dalam koper tersebut.

M Azid, warga yang pertama kali menemukan bayi perempuan tersebut, mengaku dirinya curiga dengan koper yang diletakkan di pinggir jalan. Ia kemudian memeriksa koper itu.

“Sontak saya kaget, teryata dalam koper itu ada seorang bayi perempuan yang diperkirakan usianya sekitar tiga bulanan dan bayi itu dalam keadaan sehat serta cantik,” kata Azid.

Kapolsek Batu Aji Kompol Sujoko membenarkan atas penemuan bayi tersebut. Saat ini pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menggali informasi terkait kasus ini.

“Bayi perempuan ini ketika ditemukan masih terdapat tali pusarnya. Warga yang menemukam kemudian membawanya ke bidan terdekat untuk dilakukan penanganan medis,” kata Sujoko, Selasa .

“Saat ini bayi perempuan itu dirawat di RSUD Embung Fatimah dan kami juga masih melakukan pengembangan, saksi yang ada di TKP sudah kami periksa,” tutup Sujoko.

Secara terpisah, Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri meminta kepolisian segera mengungkap pelaku pembuang bayi perempuan di dekat Perumahan Villa Paradise Batuaji, Batam, Kepulauan Riau, itu.

“Kami minta polisi serius dalam penangan kasus ini karena di Batam kasus pembuangan bayi sangat tinggi dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Kepulauan Riau,” kata komisioner KPPAD Kepri, Ery Syahrial.

Ery mengatakan, kasus buang bayi di Batam sangat memprihatinkan, apalagi ada bayi yang sudah meninggal.

“Jika nanti tertangkap, pelakunya harus diadili dan diberikan hukuman yang berat serta hukuman itu dipublis agar masyarakat tahu bahwa ancaman hukuman pembuangan bayi sangat berat yang tentunya dapat memberikan efek jera,” katanya.

Terkait nasib bayi perempuan tersebut, Erry mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar bayi tersebut bisa diasuh sementara sampai mendapat orangtua asuh yang resmi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.