This is your default message which you can use to announce a sale or discount.

Kisah Sedih Kakek dan Nenek Ini Belasan Tahun Hidup di Gubuk Penuh Sampah dan Kandang Ayam – Viralpedia

  • Bagikan


HotViral –

Kerapkali kita merasa orang yang sangat mengidap di muka bumi. Memandang kehidupan orang lain yang lezat terlihat begitu tidak adil. Meringik sana- sini mengapa terlahir dengan hidup demikian.

Bila terdapat kalimat masih terdapat langit di atas langit, hingga sepatutnya kalimat yang bermakna kebalikannya juga pula berlaku. Masih terdapat orang yang lebih kasihan dari kita, serta telah sepatutnya kita bersyukur atas apa yang kita miliki.

Semacam pendamping lanjut usia ini. Mengutip dari Kompas. com, 17 tahun telah mereka tinggal di suatu gubuk penuh sampah.

Cerita ini tiba dari Samarinda, Kalimantan Timur. Kedua pendamping lanjut usia tersebut bernama Dawari( 77) serta Mardiana( 55). Tepatnya di Jalur Rimbawan RT 08, Tanah Merah, tidak jauh dari pusat kota. Cuma 10 Km ke arah Jalur Poros Samarinda- Bontang.

Gubuk penuh dengan sampah, semacam botol- botol plastik, kain sisa, kantong plastik, apakah dapat dikatakan tempat tinggal? Tentu kamu hendak berkata tidak. Tetapi, pendamping lanjut usia ini telah tinggal di gubuk penuh sampah itu sepanjang 17 tahun.

Belom lagi gubuk tersebut cuma berdimensi 2×3 m. Dindingnya kayu, serta atapnya cuma ditutupi seng sisa, sebagian ditutup terpal, serta dedaunan kering.

Kala hujan, air hendak masuk ke kediaman mereka. Jika telah begini, mereka hendak pindah ke sebelah: Kandang ayam. Karena, gubuk serta kandang ayam tersebut sebelahan.

” Jika hujan bocor, kami pindah ke kandang ayam,” ungkap Dawari.

Jadi, gubuk penuh sampah serta kandang ayam tersebut telah jadi tempat tinggal mereka. Dawari merupakan seseorang penjaga kebun. Dahulu diawali tahun 2003, dia dibayar, tetapi saat ini owner kebun tersebut telah wafat. Jadi, buat hidup dia dibantu orang sebelah.

” Buat makan kadangkala dibantu beras, ikan sama orang sebelah,” ungkap Dawari.

Mereka berdua memiliki seseorang anak. Tetapi sebab si itri mempunyai kendala kejiwaan, si anak juga yang saat ini telah berusia 17 tahun diurus oleh orang lain serta disekolahkan.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.