This is your default message which you can use to announce a sale or discount.

Bapak Ini Rela Berhenti Kerja Demi Rawat Istrinya yang Lagi Sakit, Bukti Cinta Sejati – Viralpedia

  • Bagikan


HotViral –

Koestomo( 59), masyarakat Dusun Bandung Krajan, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tidak ketahui wajib berbuat terlebih buat kesembuhan anak serta istrinya.

Karena, bermacam upaya penyembuhan sepanjang ini telah dia jalani. Tetapi, istri serta anak sulungnya tidak kunjung sembuh dari sakit lumpuh yang dideritanya.

” Telah berupaya ke mana- mana, tetapi enggak terdapat pertumbuhan,” kata Koestomo.

Dikisahkan Koestomo, istrinya bernama Siti Rodiyah itu telah hadapi kelumpuhan semenjak 2001 kemudian. Istrinya didiagnosa mengidap amyotrophic lateral sclerosis( ALS), penyakit sistem syaraf yang melumpuhkan otot- otot serta mempengaruhi guna raga.

Setelah itu anak sulungnya bernama Dwi Ayu Prasetya( 28) pula hadapi keadaan seragam. Dwi hadapi kelumpuhan semenjak 8 tahun terakhir ini.

” Ikhtiarnya telah ke mana- mana, tetapi enggak dapat sembuh hingga saat ini. Saat sebelum sakit, anak aku pernah bekerja di toko roti,” tutur Koestomo dilansir dari Kompas. com( 21/ 9).

Mengingat keadaan keduanya memerlukan atensi lebih, semenjak 7 bulan terakhir ini dia memilah menyudahi bekerja selaku tukang sepatu. Profesi yang dia tekuni buat berikan nafkah keluarga sepanjang ini. Sebab tidak terdapat pemasukan, Koestomo mengaku cuma mengandalkan dorongan kerabat, orang sebelah, serta pemerintah. Karena, anak keduanya Rizky Subhi( 23), dikenal cuma bekerja selaku buruh serabutan dengan pemasukan setiap hari yang tidak menentu.

Sebaliknya anak terakhirnya Sevi Cahyani( 19) saat ini masih duduk di bangku sekolah Madrasah Aliyah di Kecamatan Jogoroto.

” Aku enggak dapat berpikir apa- apa lagi. Untuk aku( menjaga istri serta anak) ini merupakan amanah yang wajib dijalankan,” tutur ia. Walaupun demikian, Koestomo mengaku bersyukur. Karena, di tengah keterbatasannya itu masih banyak orang baik yang memperhatikannya. Tidak hanya orang terdekat, dia pula menemukan dorongan dari pemerintah, semacam Dorongan Pangan Non- Tunai( BPNT) serta Program Keluarga Harapan( PKH) buat pembelajaran.

” Buat dorongan PKH terdapat, itu buat sekolah anak aku. Sebab aku tidak dapat berikan( bayaran sekolah), makanya aku tidak ingin ambil sama sekali. Supaya seluruh buat kebutuhan sekolah,” kata Koestomo.

Mudah- mudahan kilat sembuh ya istri serta anaknya Pak Koestomo!



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.