This is your default message which you can use to announce a sale or discount.

Remaja Tewas Terlindas Truk di Cikarang Bikin Konten TikTok Malaikat Maut

  • Bagikan


 Kasat Lantas Polres Bekasi Ajun Komisaris Besar Argo Wiyono mengatakan remaja tewas terlindas truk di Cikarang Utara sedang bikin konten TikTok Prank Malaikat Maut.

Remaja berinisial FA, 13 tahun, dan sejumlah temannya yang tergabung dalam ROJALI atau Rombongan Jamaah Liar itu sudah beberapa kali membuat konten serupa. 

“Jadi di TikTok itu ada challenge malaikat maut, jadi mereka itu seolah-olah ditabrak, tapi habis itu minggir. Kalau dari kesaksian temannya, itu niatnya hanya ingin viral supaya terkenal,” ujar Argo saat dihubungi, Kamis, 15 Juli 2021. 

Dari hasil pemeriksaan, Argo mengatakan FN dan ROJALI sudah membuat konten serupa sebanyak tujuh kali. Namun nahas pada pembuatan konten kedelapan, sang sopir truk tidak mengerem kendaraannya hingga FN tergilas truk tanah itu. 

Argo mengatakan, enam orang dari kelompok ROJALI sudah sempat ditangkap dan diperiksa atas insiden tabrakan maut itu. Mereka kemudian diberikan pembinaan soal tindakan berbahayanya. 

“Merekan kan harus tetap diberikan efek jera. Dengan mereka dipanggil di kantor polisi, diperiksa, itu kan mungkin ada ketakutan apalagi kita sudah suruh bikin surat keterangan dari orang tuanya,” ujar Argo. 

Tabrakan maut itu terjadi pada Senin lalu. Saat itu FA rombongan ROJALI membuat konten TikTok dengan menghadang truk tanah. Namun nahas, dua dari delapan orang yang menghadang truk tertabrak dan terlindas. 

FA langsung meregang nyawa akibat tabrakan itu. Sedangkan satu temannya kritis usai kejadian. 

Argo mengatakan Polres Bekasi masih menunggu iktikad baik sopir truk untuk datang ke kantor polisi dan membuat laporan. Menurut Argo, pengemudi bisa saja tidak dikenakan pidana, jika ia berpikir pengadangan oleh FN dan kawan-kawannya adalah bagian dari tindakan begal. 

Meski begitu, Argo mengatakan sopir truk itu seharusnya membuat laporan atas insiden tabrakan maut yang menewaskan remaja yang sedang bikin konten Tiktok itu. “Harusnya kalau ada kesadaran untuk melaporkan ke polisi bisa memperingan hukuman pidana. Tapi kalau dia semakin menghindar, kan ini berarti ada upaya untuk tidak kooperatif,” kata Argo.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.