This is your default message which you can use to announce a sale or discount.

Bikin Haru, Walaupun Baru Di-PHK, Pria Ini Tetap Belikan Kursi untuk Ayahnya yang Sakit Parah – Viralpedia

  • Bagikan


HotViral –

Akibat penyakit jantung, bapaknya sesak nafas masing- masing kali tidur dengan metode tiduran secara wajar.

Penyakit jantung banyak mengintai orang berusia, paling utama yang berumur lanjut semacam laki- laki Malaysia bernama Salamat Panuntty ini.

Sehabis 16 tahun lalu, permasalahan jantung kembali membayang- bayangi laki- laki berumur 64 tahun ini. Ia senantiasa sukar bernapas kala tiduran serta tidur secara wajar.

Permasalahan itu nyatanya memegang hati anaknya, Ahmad Safuan. Laki- laki 24 tahun itu merasa kasihan memandang bapaknya tidur dalam posisi duduk di kursi tiap malam.

Lewat video yang viral di TikTok, Safuan berbagi permasalahan yang dialami bapaknya sehingga mengundang rasa haru dari netizen. Dalam video itu, Safuan menguraikan ia terenyuh memandang penderitaan bapaknya bila tidur dengan metode tiduran.

Sebab itu ia membeli suatu sofa malas supaya bapaknya dapat tidur dengan aman.

Bagi Safuan jantung bapaknya tersumbat. Dahulu sempat pembedahan tahun 2006, serta sehabis itu kondisinya baik- baik saja. Tetapi dini tahun ini kambuh lagi. Ingin pembedahan lagi telah tidak membolehkan sebab aspek umurnya.

” Tiap malam bapak tidak dapat tidur. Bapak baru dapat tidur dengan duduk di kursi. Kasihan bila melihatnya. Pinggangnya jadi sakit.

” Setelah itu bapak ngomong mau beli sofa malas. Bapak kirim sketsanya dalam tim WhatsApp. Awal mulanya memohon adik beli, tetapi aku yang berangkat beli. Aku cuma rekam video, tidak sangka jadi viral,” katanya.

Safuan mengaku postingannya menemukan banyak pendapat netizen yang bersimpati dengan kondisi bapaknya.

Menceritakan menimpa dirinya, Safuan saat sebelum ini bekerja selaku pelatih yang banyak membuat program motivasi, tetapi diberhentikan akibat Covid- 19.

Saat ini, ia melaksanakan bisnis coklat dalam kaleng buat menopang kehidupan keluarga. Tidak hanya Safuan, ibunya yang membuka sekolah TK pula terdampak pandemi.

Safuan berkata ia sangat pilu dikala ibunya memberitahu hendak menutup sekolah itu sebab telah tidak sanggup menanggung bayaran operasionalnya.

Mudah- mudahan kilat sehat buat bapaknya, serta mudah buat usahanya yang baru ya!



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.