Ditinggal Keluarga dan Hidup Sebatang Kara di Gubuk, Kakek Ini Selalu Minta Tuhan Mengambil Nyawanya

oleh -1 views


Saking tak kuatnya menjalani kerasnya hidup ini, beliau selalu minta segera dicabut nyawanya, sungguh memilukan.

Hidup mungkin terasa begitu berat dan sulit bagi sebagian orang di dunia ini. Terutama bagi mereka yang ditinggalkan oleh keluarganya sendiri di usia senjanya sehingga harus hidup sebatang kara dalam kondisi yang memprihatinkan.

Hal inilah yang harus dijalani oleh seorang kakek berikut ini. Beliau bernama Kakek Bani yang merupakan orang Makassar. Beliau ditinggalkan oleh keluarganya sejak lama dan harus hidup seadanya sebatang kara seperti ini.

Beliau kini tinggal di sebuah gubuk berukuran kecil yang ditutupi terpal bagian depannya. Hidup dalam kondisi yang demikian, membuat beliau kerap tak sanggup menjalani kehidupannya yang begitu keras ini.

Kakek Bani bahkan seringkali minta kepada Tuhan agar segera diambil nyawanya tetapi umur beliau justru dipanjangkan. Beliau mengatakan bahwa dirinya sering berdoa agar diberi sisa hidup seminggu lagi tetapi justru diperpanjang terus.

Terkadang beliau hari itu sakit keras, tetapi keesokan harinya sudah sembuh. Namun, Kakek Bani mengatakan sambil menahan air matanya bahwa beliau sudah tak kuat lagi hidup di dunia ini. Sungguh membuat hati sedih ya.

Video yang pilu ini dibagikan oleh pemilik akun TikTok @pitsu96 dan cukup mendapatkan perhatian dari netizen. Mereka memberikan berbagai komentar dalam video tersebut, ini beberapa di antaranya.

@Dewi Ibrahim S.A.P: Cita cita pengen jadi org banyak duit biar bisa bantu org susah. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

@Shinta Risti: Gapapa pak, bapak ditinggal keluarga dan kekurangan harta, tapi ingat, Allah tidak pernah meninggalkan bapak. lebih baik miskin di dunia Pak, love u.

@Riny Setiawaty: Ya Allah smga kakek sht trus dimduhkn rezekix amiiin mksi orng baik” sdh tlong kakek.

Kakek Bani yang saat itu nampaknya tinggal di Ambon, kini sudah dipulangkan ke Makassar ke kampung halamannya berkat donasi dari orang-orang baik. Semoga beliau sehat selalu dan bisa menjalani hidup yang lebih layak lagi. Terima kasih orang-orang baik.

sumber : diadona.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *