Bikin Haru, Bapak Tunanetra Ini Tinggal Sendirian Di Gubuk Sebatang Kara – Viralpedia

oleh -0 views


HotViral –

Hidup dapat terasa begitu berat serta penuh dengan cobaan untuk sebagian orang. Seseorang ayah bernama Muhammad berikut ini juga wajib berjuang hidup sebatang kara dalam keadaannya yang serba keterbatasan ini.

Pak Muhammad hidup dalam kegelapan sebab sepanjang ini dia tidak dapat memandang. Dia juga cuma dapat mengandalkan tangan serta kakinya buat bergerak keliling rumahnya tersebut. Dalam keadaan demikian, tidak terdapat yang menemani dia sebab tidak terdapat keluarga.

Dikutip dari halaman kitabisa. com, dalam keadaan keterbatasan semacam ini, dia juga tidak dapat berbuat banyak sehingga saat ini dia telah tidak dapat bekerja sehingga cuma mengandalkan dorongan serta pemberian dari orang saja.

Dia juga telah tidak dapat berangkat sangat jauh sebab dia sendiri sempat jatuh ke tebing dikala berangkat ke masjid buat shalat jamaah di situ. Jalanan mengarah masjid yang lama- lama berganti ini buatnya bimbang sehingga dia malah terperosok ke tebing.

Terkadang, sebagian orang sebelah yang hirau kepada dia membagikan Pak Muhammad santapan supaya dia dapat bertahan hidup. Tetapi, jika lagi tidak terdapat yang membagikan dorongan, dia juga cuma dapat menahan lapar apalagi bisa jadi sampai seharian.

Minum kopi saja telah lumayan buat mengisi perut dia yang kosong jika memanglah lagi tidak terdapat yang dapat dimakan. Walaupun dalam keadaan yang serba kekurangan semacam ini, namun Pak Muhammad juga senantiasa berupaya sabar menempuh hidupnya.

Ayo kita bantu ringankan beban Pak Muhammad dengan menyisihkan sebagian duit supaya dia dapat bertahan hidup serta makan dengan lebih layak. Kontribusi buat dia dapat disalurkan lewat link berikut ini.

kitabisa. com/ campaign/ pakmuhammadtunanetra

Mudah- mudahan Pak Muhammad sehat senantiasa serta dia diberikan kelancaran rezeki supaya dapat bertahan hidup walaupun seseorang diri. Ayo kita lebih hirau kepada mereka yang berjuang hidup sebatang kara semacam Pak Muhammad, terima kasih orang baik.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *