This is your default message which you can use to announce a sale or discount.

WAH WAH !!! Tidak tahan dengan kecantikan wajah Dosen, seorang pria nekat ingin mencium

  • Bagikan


 Tidak tau setan apa yang merasuki diri oknum Rektor Universitas PGRI Agopuro (Unipar) Jember berinisial RS sehingga membuat nya kehilangan akal sehat hingga nekat ingin mencium bu dosen cantik di kamar hotel.

 

Akibat dari perbuatan nya pun berbuntut panjang lantaran si bu dosen tak terima.

 

Peristiwa tersebut terjadi di kamar hotel.RS mengakui perbuatannya. Dia menyatakan khilaf dengan apa yang telah diperbuat nya .

 

Saat itu, kami berada di dalam mobil, dia duduk di bagian tengah bersama Agus Santoso, Dekan FKIP Unipar Jember.Sedangkan korban yang merupakan salah seorang dosen duduk di depan, di sebelah sopir.

 

“Kaki saya keram ingin selonjoran, saat saya selonjor, tersenggol tangannya (korban),” aku dia.

Kemudian, ketika berada di hotel untuk mengikuti kegiatan diklat, kamar korban bersebelahan dengan kamar Agus Susanto.

 

Saat itu, Agus mengajak RS untuk makan karena sudah waktunya.

 

 

 

Setelah itu, RS mendatangi dan mengetuk kamar korban.

 

“Begitu dia (korban) membuka, kok saya tidak ada rencana, spontanitas ingin mencium dia, tapi dia mengelak, terus saya minta maaf,” papar dia.

 

Selanjutnya RS keluar dari kamar hotel tersebut.

 

 

 

S mengaku tidak sampai memaksa korban untuk perbuatan lainnya.

 

“Intinya pada saat mau saya cium, dia mengelak,” ungkap dia.

 

Untuk itu,dirinya meminta maaf atas kekhilafannya tersebut.

 

Dia mengaku telah berupaya melakukan mediasi dengan korban.

 

RS juga sudah membuat pernyataan kesalahan dan kronologinya pada pengurus yayasan PPLP PT PGRI Jember.

 

Sebenarnya, RS mengaku sudah mendapat sanksi berupa Surat Peringatan (SP) 1.

 

Namun, ada tekanan dari sejumlah karyawan dan dosen yang mendesak dirinya untuk mundur.

 

 

 

 

 

“Untuk meredakan suasana, ya sudah saya ikuti, bagi saya tidak ada masalah,” tambah dia.

 

Dia menilai kasus tersebut kemungkinan merupakan hukuman dari Tuhan untuk mengingatkan dirinya.

 

“Terus terang saya mengakui khilaf, dan sudah minta maaf pada yang bersangkutan,” tambah dia.

 

 

 

Sebelumnya diberitakan RS, Rektor Universitas Diponegoro (Unipar) Jember mengundurkan diri dari jabatannya sejak Kamis (17/6/2021).

 

Hal itu dilakukan usai dirinya dilaporkan melakukan pelecehan seksual pada salah satu dosen di kampus tersebut.

 

Laporan tersebut dilayangkan oleh MH, suami dari dosen yang diduga menjadi korban pelecehan seksual.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.