This is your default message which you can use to announce a sale or discount.

Usai Tembak Ibu Kandung, Pemuda Ini Menari-Nari Di Hadapan Jenazahnya

  • Bagikan


 

Entah apa yang merasuki pemuda yang satu ini. Di mana, usai tembak Ibu kandung hingga tewas, Ia malah menari-nari di hadapan jenazah ibunya tersebut.

Tak ayal, hal ini pun sontak gegerkan publik. Betapa tidak, ada seorang anak tega tembak Ibu kandung nya hingga tewas.

Mirisnya lagi, usai tembak Ibu kandung nya tersebut, ia bukannya sedih. Akan tetapi, malah menari di hadapan jenazah sang ibu, seakan bahagia telah melenyapkan nyawa orang yang melahirkannya tersebut.

Sebelumnya, seorang ibu tewas di tembak anak kandungnya sendiri, yang berusia 23 tahun.

Mike Lopez nekat menghabisi nyawa ibunya sendiri, dalam keadaan di bawah pengaruh narkoba.

Setelah membunuh sang ibu, Mike Lopez malah menari-nari di samping jenazah sang ibu, bersama adiknya.

Menyadur Mirror, Jumat (07/01/2021), seorang pemuda bernama Mike Lopez di tangkap polisi, karena bunuh ibunya sendiri ketika mereka duduk di meja makan.

Polisi mengatakan pria asal Springville ini, membunuh ibunya yang berusia 43 tahun, dengan cara di tembak pada 23 Desember 2020.

Sebelum di tembak, ibu Lopez yang bernama Victoria Ramirez sempat mengucap “aku menyayangimu”, pada putra sulungnya itu.

“Aku tahu kamu akan membunuhku, aku mencintaimu,” ujar sang ibu, sesaat sebelum meregang nyawa, di lansir dari Suara.com

Terjadi Saat di Ruang Makan

Laporan menyebut pembunuhan itu terjadi, saat Lopez masuk ke ruang makan bersama dua adiknya, yang masing-masing berusia 14 dan 17 tahun.

Ketika duduk di meja makan, Lopez berpaling ke arah adik perempuannya yang berusia 14 tahun, yang di balas dengan anggukan. Dan mereka terlihat saling mengangguk.

Lopez lantas menembak ibunya dengan senapan, yang menimbulkan luka di leher dan wajahnya. Ia tewas, hampir seketika.

Adiknya yang berusia 14 tahun, masuk ke dalam kamar mandi saat ibunya di tembak. Dan adiknya yang berusia 17, tetap berada di luar pintu.

Ketika ibunya tewas, adik yang berusia 14 tahun keluar dari kamar mandi dan membelai rambut ibunya, sebelum Lopez meraih lengannya. Keduanya lalu mulai menari, di samping jenazah ibu mereka.

Adiknya Meminta Pertolongan Pada Polisi

Sementara itu, adiknya yang berusia 17 tahun lari dari rumah, dan meminta pertolongan pada polisi. Petugas lantas menemukan Lopez terkulai di kamar mandi, dengan senapan yang tersandar di bak.

Polisi menemukan ganja dalam darah Lopez dan adiknya, yang berusia 17 tahun yakin. Kakaknya memberi narkoba itu, pada adiknya yang berusia 14 tahun.

“Dia menyatakan Mike telah bertingkah sangat aneh akhir-akhir ini, di mana dia telah banyak bermeditasi. Dia mengaku pergi ke dimensi yang berbeda, dan berbicara tentang banyak orang jahat,” jelas pernyataan tertulis.

Dokumen mengungkap Lopez membeli senapan, dan pistol sehari sebelum menembak ibu mereka.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.