Driver Ojol Solo Jadi Tersangka Gegara Antar Pesanan Miras

oleh -2 views


Kisah seorang driver ojek online (ojol) di Solo yang ditangkap mengantarkan pesanan berisi minuman keras (miras) viral di media sosial.Kisah itu diposting oleh sang driver setelah dirinya ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. Setelah diunggah, postingan tersebut langsung mendapatkan ribuan respons dari masyarakat yang mayoritas mempertanyakan kasus tersebut.
Berikut tujuh fakta viral driver ojol antarkan Miras hingga dijadikan tersangka.
Mengantarkan anggur merah


Kisah driver Gojek ini bermula ketika dia diminta pelanggan untuk membelikan ‘Anggur Madu’ seharga Rp 375.000, lalu mengantarkannya kepada pemesan yang katanya sudah menunggu di barat Terminal Tirtonadi, Solo.
Akan tetapi, saat barang diantarkan justru sang pemesan tidak mau membayar dengan alasan masih ada yang kuran. Driver diminta untuk menunggu.


Saat menunggu, datang driver Gojek lain dan menanyakan perihal isi paketan yang dibawanya. Setelah dibuka ternyata yang dibawanya adalah minuman keras (miras) jenis anggur merah.
Ditangkap tim Sparta Polresta Solo dan jadi tersangka
Tidak berselang lama, tim Sparta Polresta Solo datang ke lokasi dan membawa driver beserta rekannya ke Polresta Solo.
Sang driver dimintai keterangan terkait miras yang dibawanya tersebut. Usai melalui pemeriksaan,sang driver ditetapkan sebagai tersangka.
Padahal, dirinya sudah menjelaskan bahwa barang tersebut bukanlah miliknya. Dia hanya diminta mengantarkan pesanan itu kepada pemesan sesuai dengan SOP di PT Gojek Indonesia (GI).
Usai ditetapkan tersangka, driver juga diminta wajib lapor.


Viral di media sosial

Kejadian tersebut selanjutnya ditulis oleh driver dan diunggah di Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya.
Cerita sang driver mendapatkan respons yang cukup banyak dari masyarakat yang membacanya. Bahkan, sebelum akhirnya postingan dihapus oleh sang driver komentar di Facebook sudah mencapai lebih dari 2.500.
Tidak berselang lama setelah cerita sang driver viral, kemudian driver menghapusnya dengan alasan permasalahan sudah selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *